Lebih Rendah dari Proyeksi World Bank dan IMF, Proyeksi ADB Tentang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

- Penulis

Sabtu, 14 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Country Director ADB untuk Indonesia Jiro Tominaga. (Dok. adb.org)

Country Director ADB untuk Indonesia Jiro Tominaga. (Dok. adb.org)

BELANJAOKE.COM – Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,0 persen pada 2024 dan 2025.

Proyeksi ini lebih rendah dibandingkan proyeksi Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund) dan Bank Dunia (World Bank).

Lembaga keuangan internasional memprediksi ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,0 persen pada 2024 dan 5,1 persen pada 2025.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Country Director ADB untuk Indonesia Jiro Tominaga mengatakan menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang stabil diperkirakan akan berlanjut pada 2025.

Dikutip Bisnisnews.com, Jiro Tominaga menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers ADB in Indonesia Year-End pada Kamis (12/12/2024).

“Indonesia telah menunjukkan kinerja ekonomi yang mengesankan, dengan kerangka kerja makroekonomi dan stabilitas keuangan yang solid.”

“Berperan sebagai elemen kontinuitas, mempertahankan rata-rata tingkat pertumbuhan yang patut dipuji yakni sedikit di atas 5 persen,” urai Jiro

Dengan inflasi yang rendah, upah aparatur sipil negara (ASN) yang lebih tinggi, dan sejumlah program sosial baru yang berpotensi menggenjot belanja konsumen.

Investasi publik akan tetap kuat, yang didorong oleh tingginya belanja infrastruktur.

Sementara investasi swasta diperkirakan akan meningkat berkat pemilihan umum yang sukses dan kebijakan pemerintah yang lebih jelas, imbuhnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Ekbisindonesia.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Helloidn.com dan Indonesiaoke.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

 

Berita Terkait

PR Newswire – PSPI Wujudkan Model Distribusi Press Release Baru untuk Ribuan Media di Indonesia
Ribuan Pena di Satu Layar: 24jamnews.com Bangun Jurnalisme Lokal Mandiri
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern
Cara Kerja Press Release Berbayar: Jaminan Publikasi dan Kendali Narasi Bisnis
Sapulangit PR dan Persrilis.com Bisa Tayangkan Ribuan Press Release, Efektif untuk Pemulihkan Nama Baik
CSA Index Mei 2025 Tembus 73,3: Sinyal Kuat Optimisme Pelaku Pasar Menyambut Masa Pemulihan
Gantikan Masatsugu Asakawa, Masato Kanda Resmi Jadi Presiden ke-11 Asian Development Bank (ADB)

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 13:53 WIB

PR Newswire – PSPI Wujudkan Model Distribusi Press Release Baru untuk Ribuan Media di Indonesia

Jumat, 31 Oktober 2025 - 06:12 WIB

Ribuan Pena di Satu Layar: 24jamnews.com Bangun Jurnalisme Lokal Mandiri

Jumat, 12 September 2025 - 14:45 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Selasa, 26 Agustus 2025 - 07:03 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Kamis, 31 Juli 2025 - 07:09 WIB

Cara Kerja Press Release Berbayar: Jaminan Publikasi dan Kendali Narasi Bisnis

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB